Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi, tentu paham bahwa sangat penting untuk menjaga agar baterai handphone atau tablet Anda tetap penuh sehingga dapat selalu dapat digunakan kala dibutuhkan. Sebenarnya untuk tetap menjaga kondisi baterai agar selalu ‘penuh’ sangat sederhana, yaitu segera mengisi ulang (charge) saat baterai lemah. Namun, untuk mengisi ulang, Anda harus mencari stop kontak untuk menyolok charger yang tidak selalu tersedia di tempat Anda berada. Sehingga kini, sedang laris di pasaran, jenis charger mobile yang sering disebut sebagai power bank.

Power Bank

Ratusan merek power bank yang tersedia di pasaran dengan  menyajikan keunggulan masing-masing pasti akan membingungkan Anda. Untuk memilih power bank yang paling pas, Anda harus memperhatikan beberapa aspek, baik dari ukurannya, bobotnya serta harga dan kualitas serta kapasitas power bank tersebut. Jangan lupa, memilih power bank hanya berdasarkan harga murah namun tidak berkualitas dapat menyebabkan kerusakan pada gadget yang Anda miliki.

Memilih Power Bank Dengan Kapasitas Ideal

Sekali lagi, hal ini tergantung tujuan Anda membeli power bank tersebut untuk mengisi ulang perangkat apa. Biasanya kapasitas sebuah alat isi ulang baterai diukur dengan miliampere (mAh). Misalkan Anda bertujuan untuk menjaga agar baterai Samsung Galaxy S3 Anda tetap penuh, maka artinya charger portabel yang Anda pilih harus memiliki kapasitas minimal 2,100mAh, sesuai dengan kapasitas baterai di Galaxy S3. Berbeda jika Anda memiliki ponsel iPhone 5 yang ditenagai baterai berkapasitas 1,440mAh.

Oleh karena itu, sebelum memilih power bank yang paling tepat, sebaiknya Anda menentukan perangkat apa saja yang akan diisi ulang. Misalkan Anda bertujuan menyiapkan charger portabel itu untuk mengisi ulang 3 perangkat berbeda, maka Anda harus menjumlahkan kapasitas baterai dari ketiganya dan memilih kapasitas power bank yang minimal setara atau lebih besar dari jumlah tersebut. Jika Anda tidak mengetahui secara pasti ukuran baterai ponsel, tablet atau gadget lainnya, Anda dapat mencari informasi di situs resmi produsennya atau berselancar di Google dengan mengetik nama produk dan disertai baterai mAh.

Yang pasti, semakin besar kapasitas baterai power bank yang Anda pilih, semakin banyak baterai perangkat yang dapat diisi ulang. Sayangnya, semakin besar kapasitas baterai power bank biasanya disertai dengan bobot yang semakin berat dan harga yang semakin mahal. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memilih power bank yang pas untuk kebutuhan Anda, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih power bank:

Pertimbangkan berdasarkan merk dan cell

Anda lebih baik mencari informasi terlebih dahulu mengenai merek atau perusahaan yang memproduksi power bank tersebut. Sebaiknya memilih perusahaan terkenal yang sudah berpengalaman di bidang baterai, karena dengan perusahaan ternama pastinya akan mempertahankan nama baiknya dan menghadirkan produk dengan kualitas yang lebih terpercaya. Beberapa merek power bank yang cukup populer digunakan antara lain Vivan, Energizer, Zyrex, Panasonic dan Philips power bank. Kemudian, lebih baik Anda juga memperhatikan cell yang dibenamkan di dalamnya. Hingga kini posisi produsen baterai terbaik masih diduduki oleh Japan Cells. Namun beberapa cell produk perusahaan terkenal saat ini seperti Samsung Cell juga sepertinya sudah cukup mumpuni.

Merek Power Bank

Safety Protection

Sebuah power bank harus memiliki safety protection untuk mencegah terjadinya ledakan. Jika tidak, maka pengisian ulang dengan power bank tersebut dapat membahayakan kondisi gadget Anda. Beberapa proteksi tersebut antara lain:

  • Proteksi dari arus pendek. Power bank sebaiknya memiliki kemampuan untuk memutus listrik secara otomatis saat terjadi arus pendek untuk menghindari kebakaran.
  • Proteksi dari charge berlebihan. Power bank yang baik akan mampu memutus aliran listrik secara otomatis saat baterai gadget yang dipilih sudah penuh. Dengan demikian dapat menghindari kerusakan atau penurunan umur baterai dari kedua pihak, baik baterai power bank maupun baterai gadget.
  • Proteksi dari suhu ekstrim. Fitur proteksi ini mampu mendeteksi saat suhu dari power bank terlalu tinggi ketika sedang melakukan pengisian daya.

Perlu diperhatikan, sebaiknya saat Anda mengisi ulang daya baterai gadget melalui power bank, Anda mematikan gadget tersebut dan tidak menggunakannya agar arus listrik menjadi lebih stabil.

Konektor yang disajikan

Sebuah power bank yang baik pasti akan menyediakan berbagai jenis konektor. Namun disarankan saat melakukan pengisian ulang, Anda menggunakan konektor asli dari gadget tersebut karena lebih terjamin untuk mengeluarkan daya output yang lebih stabil dibandingkan konektor yang disajikan power bank.

Model dan Fitur Power Bank

Saat ini power bank disajikan dengan berbagai model. Sebaiknya Anda memilih model yang berdimensi paling tepat untuk dapat dibawa kemana-mana. Perhatikan dimensi dan bobot power bank tersebut agar tidak merepotkan Anda saat berpergian. Kemudian Anda juga harus memperhatikan mengenai fitur tambahan yang tersaji di power bank, namun sebenarnya fitur apapun yang disajikan jangan sampai mengganggu fungsi utama power bank sebagai alat pengisian ulang secara mobile. Ada beberapa power bank yang dilengkapi dengan fitur lampu senter maupun Wi Fi. Sebaiknya Anda tidak menggunakan fitur-fitur tersebut saat melakukan pengisian ulang karena dapat membuat arus output menjadi tidak stabil, yang dapat membahayakan gadget Anda.

Harga Power Bank dan Garansi

Kualitas suatu barang pasti berbanding lurus dengan harganya. Jangan terjebak dengan harga murah namun kualitas rendah saat memilih power bank, karena hal ini akan merugikan diri Anda sendiri. Ingat, power bank berfungsi untuk mengisi ulang baterai gadget Anda. Baterai dapat dikatakan sebagai jantung dari gadget tersebut. Memilih power bank semurah-murahnya tanpa mengukur kualitasnya berarti mengabaikan keamanan gadget mahal yang Anda miliki. Juga sebaiknya Anda memilih power bank yang dilengkapi garansi resmi dari perusahaan minimum 1 tahun. Garansi tersebut juga mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap kualitas produknya. (Rk/Berbagai Sumber).