Samsung memperkenalkan ponsel Android pertamanya yang disertifikasi dengan SAFE, versi Samsung Galaxy S3 dengan peningkatan keamanan dengan target penjualan untuk perusahaan. Dengan menggunakan perangkat yang disertai sertifikasi SAFE, konsumen dari berbagai perusahaan akan mendapat keuntungan tersendiri karena perangkat tersebut memang ditargetkan khususnya bagi perusahaan yang menyediakan smartphone untuk mendukung produktivitas karyawannya atau yang mendukung program Bring Your Own Device (BYOD). Dipercaya bahwa kehadiran SAFE akan mampu membantu tim IT perusahaan untuk meningkatkan keamanan data dalam pekerjaan yang melibatkan handphone pintar.
SAFE, singkatan dari Samsung Approved for Enterprise, akan “mendefragtasi berbagai versi OS Android mulai dari Gingerbread hingga Ice Cream Sandwich bagi operator di Amerika,” demikian pernyataan dari raksasa elektronik asal Korea tersebut. Tujuan utama Samsung dalam menghadirkan program sertifikasi SAFE di Samsung Galaxy S3 adalah untuk menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi bagi para konsumen. Tim Wagner – Vice Presiden dan GM Penjualan Perusahaan dari Samsung mengatakan bahwa perangkat bersertifikasi SAFE akan mampu menyajikan tingkat kesesuaian IT yang konsisten untuk seseorang yang menginginkan yang terbaik dalam kehidupan pribadi maupun sebagai profesional.
Program SAFE juga mendukung kebijakan IT 338, mencakup enkripsi AES 256 bit, implementasi yang lebih baik untuk Microsoft Exchange ActiveSync yang mendukung email perusahaan, fitur kalender dan kontak, konektivitas Virtual Private Network (VPN) dan solusi Mobile Device Management (MDM). Samsung menggambarkan SAFE sebagai ‘program jaminan kualitas’ yang dibangun bersama berbagai perusahaan perangkat lunak dan layanan operator. Samsung berpendapat bahwa kerjasama yang terjalin mencakup proses pengujian, menciptakan jalan keluar yang optimal bagi perangkat SAFE dan penggunaan di perusahaan termasuk berbagai industri seperti kesehatan, layanan keuangan dan pemerintahan.
Sementara itu, untuk meningkatkan penjualannya, Samsung meluncurkan program SAFE2SWITCH, semacam program tukar tambah bagi konsumen untuk menukarkan perangkat mobile lamanya yang dihargai US$300 dengan Samsung Galaxy S3 versi SAFE. Tentunya Samsung mengeluarkan beberapa kriteria dari perangkat mobile yang dianggap ‘layak’ ditukarkan, dilihat dari segi merek, model, layanan operator, fungsi dan kondisi fisik termasuk layarnya. (Rk/Slashgear).
Silahkan Respon Anda, bagikan via Facebook ...
-----------------------------------------------------------------------------------------------Kami membenci SPAM! Kami menghormati dan menghargai PRIVACY Anda.