Modifikasi dari kamera tercepat di dunia memungkinkan untuk mengidentifikasi sel kanker payudara yang langka dalam darah secara real time dengan tingkat sensitivitas satu bagian per satu juta, demikian hasil penelitian terbaru dari UCLA (University of California, Los Angeles). Hasil awal menunjukan bahwa teknologi baru ini berpotensi untuk dapat secara cepat mendeteksi peredaran sel tumor langka dari sejumlah besar volume data, membuka jalan untuk pendeteksian dini dari kanker dengan statistik yang akurat dan untuk memantau tingkat efisiensi obat serta terapi radiasi.
“Teknologi ini dapat secara signifikan mengurangi kesalahan dan biaya pada diagnosa medic,” kata Keisuke Goda, manajer program di bidang teknik elektrik dan bioteknik UCLA melalui siaran berita sekolahnya. Pendekatan yang dilakukan tim dengan menggunakan kamera tersebut tidak hanya membuka jalan untuk pendeteksian kanker dan pemantauan obat serta terapi radiasi, namun juga terbukti berguna dalam menganalisa urin, memantau kualitas air dan sebagainya.
Hasil penelitian tersebut yang dipublikasikan melalui edisi terbaru dari Proceedings of the National Academy of Sciences ini diperoleh dengan mencampurkan sel kanker yang dikembangkan di laboratorium dengan darah dalam proporsi bervariasi yang meniru rupa kanker pada darah penderita. Para ahli teknologi UCLA mengintegrasikan kamera tahun 2009 miliknya dengan mikrofluida khusus dan pengolahan gambar secara real time untuk mengklasifikasi sel dalam sampel darah dan menawarkan hasil dari 100 ribu sel per detik. Tim mengatakan bahwa hasil ini sekitar 100 kali lebih cepat dibandingkan analisa dengan cara konvensional.
“Untuk dapat menangkap keberadaan sel yang unik ini, kamera harus mampu mengambil gambar dan melakukan proses digital terhadap jutaan gambar secara terus menerus pada tingkat kecepatan yang sangat tinggi,” ujar Bahram Jalali dari UCLA Henry Samueli School of Engineering and Applied Science. “Secara konvensional… tingkat kecepatan dan sensitivitas kamera tidak cukup. Dibutuhkan waktu untuk membaca data dari rangkaian pixel dan kamera tersebut menjadi kurang sensitif terhadap cahaya pada kecepatan tinggi.”
Goda menjelaskan, “Untuk validasi selanjutnya terhadap kegunaan teknologi ini secara klinis, kami saat ini tengah melakukan uji klinis yang berkolaborasi dengan para dokter.” (Rk/Cnet).
Suka? Share Tips / Artikel ini...
Dapatkan Update Terbaru RikhoJansen.com. GRATIS!
Kami membenci SPAM dan menghormati serta menghargai PRIVACY Anda.
Artikel lainnya Kamera Tercepat Di Dunia Untuk Deteksi Sel Kanker Real Time
Implan Retina Mata Ubah Teks Biasa ke Huruf BrailleKemajuan di bidang teknologi telah memungkinkan penderita yang kehilangan kemampuan melihat akibat penurunan retina mata untuk dapat memperoleh sebagian penglihatannya melalui implan /cangkok retina. Namun ...
Kamera Kinect Dapat Membantu Mendeteksi Autisme Pada AnakMicrosoft Kinect, sensor gerak yang biasanya digunakan untuk bermain game tersebut ternyata dapat mendeteksi gejala autisme pada anak, demikian penelitian yang dilakukan oleh Guillermo Sapiro ...
Kamera Digital Leica M Monochrom Khusus Fotografi Hitam PutihLeica hari ini memperkenalkan kamera M Monochrom, kamera digital pertama yang didesain khusus untuk dunia fotografi hitam putih. Menurut Leica, sensor M Monochrom 18MP full-frame ...
Ilmuwan temukan teknik murah untuk jamin keamanan internetPara ilmuwan kini menemukan teknologi baru yang sempurna untuk menjamin keamanan jaringan telekomunikasi, termasuk internet, dengan cara yang murah dibandingkan cara yang menggunakan serat optik ...
Bioengineers Ciptakan Metode Tulis Ulang DNA with Sistem BinariTim bioengineers dari Universitas Stanford membuat metode baru menggunakan sel DNA hidup sebagai penyimpanan untuk data binari yang dapat ditulis ulang. Tim Stanford ini menggunakan ...
Software Keamanan EyeVerify Buka Kunci Hp Dengan Cek Bola MataSetelah belum lama ini beredar cara alternatif untuk menjamin keamanan hp, yaitu membuka kunci smartphone dengan suara (voice unlock), kini startup yang dinamakan EyeVerify menghadirkan ...
Kamera Wifi GoPro Hero3 Lebih Kecil, Ringan dan KuatMelalui acara peluncuran di San Fransisco, GoPro memperkenalkan model terbaru dari rangkaian kamera Hero, dengan nama Hero3, yang tampil lebih kecil, lebih ringan serta kokoh ...
5 Smartphone Yang Dapat Menggantikan Fungsi Kamera Fotografi AndaTeknologi smartphone kini telah berkembang dari fitur dasarnya untuk berkomunikasi, mengirim pesan dan bahkan mengirim email ke tingkat yang lebih maju di bidang kecepatan dan ...
Kamera Digital Sony NEX-F3 Dikemas Dengan Teknologi Papan AtasSonny mengumumkan kehadiran penerus dari kamera digital minim bayangan 16 megapixel NEX-C3 yang dinamakan NEX F3. Disamping keunggulannya sebagai kamera digital berukuran portabel yang mudah ...
Inovasi Imaging Chip Untuk Penglihatan X-Ray Pada HandphoneHandphone yang akan datang yang mampu melihat sesuatu yang berada dibalik kertas, plastik, kayu atau bahkan dinding, kemungkinan akan segera hadir lebih cepat dibandingkan hanya ...