Google telah mengungkapkan kehadiran OS Android 4.1 Jelly Bean pada konferensi developer Google I/O yang diadakan di San Fransisco minggu lalu.  Sistem operasi tersebut saat ini merupakan versi terbaik dari sistem operasi handphone pintar Google, namun sebagian besar pengguna kemungkinan tidak dapat menikmatinya hingga paling sedikit 6 bulan mendatang. Ini dikarenakan pembuat handset, bukan karena Google, yang memutuskan kapan upgrade ke smartphone pintar buatannya dapat dilaksanakan. Meskipun beberapa perangkat yang ada akan segera mendapatkan update ke OS terbaru ini, namun mayoritas ponsel Android sepertinya tidak akan pernah mendapatkannya.

Secara singkat, beberapa perubahan yang dibawa oleh Jelly Bean adalah peningkatan kinerja, fitur notifikasi baru, voice dictation (dikte suara) dan pencarian yang lebih baik, software kamera yang lebih cepat, keyboard dengan kemampuan prediktif yang lebih baik, dukungan NFC untuk Android Beam dan revisi aplikasi YouTube dengan Wi Fi. Android 4.1 Jelly Bean akan hadir untuk Samsung Galaxy Nexus dan handphone Samsung Galaxy Nexus S terlebih dahulu. Sedangkan tablet Nexus 7 yang dibuat oleh Asus akan secara langsung mengusung Android 4.1 on board ketika dijual beberapa minggu mendatang.

Jelly bean mendarat di handphone

Beberapa produsen smartphone belum mendiskusikan mengenai kemungkinan update Android 4.1, hanya HTC dan Samsung yang telah mengakui keberadaan Jelly Bean. HTC mengatakan, “Kami sangat bersemangat mengenai Android Jelly Bean dan merencanakan untuk mendukungnya di jajaran perangkat kami yang bervariasi. Kami meninjau software untuk menentukan rencana upgrade dan jadwal, jadi tetap nantikan update terkini mengenai upgrade pada beberapa perangkat.” Sedangkan Samsung mengatakan, “Samsung akan segera mengumumkan mengenai beberapa perangkat tambahan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan update Jelly Bean. Kami sangat bangga bahwa Google akan membawa konsumen Samsung Galaxy Nexus dan Nexus S sebagai pengguna-pengguna awal yang dapat menikmati pengalaman dengan Jelly Bean di perangkat genggam.”

Sebaliknya, divisi hardware Google, Motorola, bungkam mengenai hal ini. Faktanya, Motorola bahkan tidak nampak pada serangkaian konferensi Google I/O minggu lalu. Namun diketahui bahwa tablet Motorola Xoom akan mendapatkan OS versi terbaru ini juga. Dan meskipun tidak ada penjelasan mengenai kehadiran Jelly Bean di smartphone besutan Motorola termasuk Motorola Razr, tetap saja karena sekarang perusahaan ini merupakan bagian dari Google, maka kemungkinan besar akan mengadopsi Jelly Bean cepat atau lambat. Seperti diketahui, Google telah membeli bisnis mobile Motorola dengan US$12.5 miliar pada bulan Mei yang lalu.

Masalah terbesar yang dihadapi adalah, saat ini kurang dari 10% perangkat Android yang telah diupdate ke Android 4.0 Ice Cream Sandwich yang diumumkan kehadirannya pada Oktober 2011 dan dirilis ke produsen perangkat di November 2011. Setelah berjalan sekitar 8 bulan, ternyata sebagian besar perangkat masih menggunakan versi Android sebelumnya (Android 2.3, 2.2, 2.1 Gingerbread dan seterusnya). Kemungkinan besar perangkat-perangkat tersebut tidak akan mampu mengejar ketinggalannya untuk kemudian mengadopsi Android 4.1 Jelly Bean.

Sepertinya hanya perangkat yang dibanderol dengan Android 4.0 ICS dari awalnya yang akan menerima update Android 4.1 Jelly Bean. Saat ini, handphone dan tablet yang mengusung ICS masih terbatas, termasuk Samsung Galaxy Nexus, Samsung Galaxy S3, HTC One X, One V, One S dan beberapa lainnya. Sedangkan kemungkinannya sangat kecil bagi perangkat yang menggunakan OS Android 2.3 Gingerbread untuk langsung melompat ke OS Android 4.1 Jelly Bean. (Jv/Informationweek).