Bertempat di Ritz Carlton, Sudirman Central Business District (SCBD) – Jakarta Selatan, PT. Astra Indonesia pada hari ini (Rabu, 19/9/2012) dengan bangga memperkenalkan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla sebagai mobil murah dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car / LCGC) pertama yang dirancang oleh putra bangsa yang berhasil mengalahkan rancangan dari desainer asal Italia, Perancis maupun Jepang. Kedua mobil yang berjenis compact city car dengan daya angkut 5 penumpang ini akan menggunakan komponen local sebesar 84% dan diproduksi di Karawang Timur, yaitu di pabrik baru PT Astra Daihatsu Motor dan kemudian dipasok secara original equipment manufacturer (OEM) kepada Toyota Astra Motor. Selanjutnya, Agya dan Ayla akan dipamerkan melalui perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) ke 20 yang akan digelar pada 21-30 September 2012 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pada konferensi pers Sinergi Toyota-Daihatsu tersebut, Presdir Toyota Astra Motor – Johnny Darmawan menjelaskan bahwa saat ini belum dapat diumumkan harga resmi dari Agya maupun Ayla, hanya dipastikan bahwa model dengan spesifikasi rendah akan dibanderol di bawah Rp. 100 juta, sedangkan yang berspesifikasi tinggi di atas Rp. 100 juta. Selanjutnya dijelaskan pula oleh Presdir Daihatsu Motor Company – Koichi Ina, bahwa kedua mobil yang tergolong murah tersebut tetap dipastikan telah memenuhi standar keamanan yang menjamin keselamatan pengemudinya. Selain itu, mesin yang digunakan pada Agya dan Ayla diklaim dapat menghemat BBM, hanya 30km/l, seperti yang ditampilkan oleh mobil hybrid.

Mobil toyota Agya

Jika dilihat sepintas, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla memiliki tampilan yang mirip. Namun jika diperhatikan dengan seksama, desain yang paling berbeda terletak pada grille dan bumper depan, dimana pada Agya, grille nya melengkung seperti bibir yang tersenyum, sedangkan pada Ayla berbentuk hexagonal. Perbedaan lain tentunya terletak pada logoyang terpampang di kap mesin. Selain itu, pada interiornya terdapat perbedaan menyolok di bagian kursi belakang, dimana Agya sudah dilengkapi headrest, sedangkan Ayla tidak.

Daihatsu Ayla akan disajikan dalam 4 tingkatan model yang dibedakan berdasarkan kelengkapan fiturnya. Nama Ayla sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ‘cahaya’. Pada tingkat terbawah, Ayla akan disajikan dalam model paling standar, tanpa fitur-fitur kenyamanan seperti AC, power steering serta audio sistem. Bumpernya pun berwarna hitam. Kemudian, pada tingkat selanjutnya, Ayla sudah dilengkapi dengan beberapa fitur kenyamanan seperti AC dan power steering, namun tetap menggunakan bumper hitam.

mobil daihatsu Ayla

Pada tingkat menengah, Daihatsu Ayla sudah memiliki fitur yang semakin lengkap, termasuk menghadirkan pilihan transmisi matik. Dilengkapi juga dengan AC, sistem audio, power steering elektronik serta bumper sewarna bodynya. Sedangkan tingkat teratas dari Ayla hanya menambahkan beberapa unsur gaya dibandingkan kelas menengahnya, seperti penambahan alloy wheel dan airbag. Saat ini Astra Daihatsu Motor sudah menerima pemesanan mobil Daihatsu Ayla, namun pengirimannya akan dilakukan setelah proses produksi Ayla resmi berjalan, yang diperkirakan akan dimulai pada bulan Oktober mendatang dengan kapasitas 120 ribu unit per tahun.

Sementara itu, saudara kembar Daihatsu Ayla yaitu Toyota Agya sepertinya lebih mengincar pasar konsumen kelas menengah. Agya, yang berarti ‘cepat’, akan dilengkapi dengan berbagai perlengkapan pengaman seperti airbag dan 5 buah seat belt. Toyota Agya juga akan dihadirkan dalam 4 tingkatan model yang disajikan dengan pilihan transmisi manual atau matik. Jika dibandingkan dengan Ayla, Agya memiliki fitur diatas saudara kembarnya, misalkan tidak ada model Agya yang tidak dilengkapi dengan power window. (Rk/Gatra, antaranews).